Feeds:
Posts
Comments

Archive for February, 2020

Gerakan “cagcag-cigcig” – balinese slang

Di tahun 2020, kehidupan semakin kompleks, dan hal ini tercermin tatkala kami secara sukarela menjalani kehidupan Tri Hita Karana (berdamai dengan Tuhan, alam, dan manusia); baik dengan bekerja secara profesional di kantor di perkotaan, maupun menjalankan tugas sosial masyarakat di desa (a.k.a kampung halaman). Dan teknologi sangat membantu kami menuntaskan setiap “gerakan cagcag-cigcig” yang kami lakoni.

Gerakan cagcag-cigcig adalah sebutan kami atas prilaku kami. Sebutan diperoleh saat ngobrol santai, saat sambil nyruput kopi pahit di tengah hujan angin.

Cagcag-cigcig adalah bahasa Bali yang dipakai sehari-hari. Artinya: mondar-mandir.

Kehidupan kami memang “mondar-mandir”, mulai dari berangkat pagi ke kantor, pulang malam ke rumah, weekend pulang kampung untuk bermasyarakat, weekend terbang ke daerah lain untuk berbagi, dan kegiatan mondar-mandir lainnya yang menjadi our way of life.

Gerakan cagcag-cigcig hanya bisa dinikmati jika dijadikan hobi, karena menguras resources yang relatively banyak (pikiran, tenaga, dan keuangan). Dengan demikian, jika mau jujur, gerakan cagcag-cigcig tidak mudah dan butuh perjuangan; namun jika penting dilakoni maka akan sangat layak dan relevan.

One day, ketika ku SD, sehabis menerawang bintang di langit, ku hampiri ibu dan menyampaikan aspirasi: bu, saya mau kesana… mau melakukan itu…. mau bantu mereka… selanjutnya nanti mau kesana, dan kesana lagi…. blah blah blah…

Ibu hanya nyaut: sekarang belajar yang baik, nanti udah besar kerja yang baik, menabung, dan selanjutnya kamu bisa melaksanakan semua itu.

Aku senyum dan dalam hati nyaut = deal!!!

So, one reason why I save money…. itu karena saya punya aspirasi agar bisa melakukan “gerakan cagcag-cigcig” untuk merealisasikan aspirasi πŸ‘ŒπŸ™‚

===

Based on decades review, menurut saya kemampuan melakukan Gerakan Cagcag-Cigcig sangat penting, khususnya bagi orang-orang yang senang melakukan banyak hal. Dengan demikian, nanti kehidupan akan semakin tertata dan time management akan semakin bagus. Juga, daya tahan tubuh juga pelan-pelan akan meningkat. Ketika sering cagcag-cigcig, saya sendiri merasa lebih aware dengan tubuh karena penting bagi saya untuk tetap sehat, kemudian makan lebih teratur karena perut kenyang menjadi parameter penting sebelum berkegiatan, selanjutnya jadi lebih rajin meditasi karena relaksasi penting untuk mendapatkan high quality of rest (meski singkat dan hanya di tempat duduk), dan lebih menghargai quality time dengan orang-orang terdekat 😊

Jadi, sibuk dan sering kesana-kemari memberi makna positif jika kita mau memaknainya dengan positif.

Live life and enjoy πŸ‘ŒπŸ™β˜ΊοΈ

πŸ’–putuπŸ’–

Read Full Post »

Perempuan berpetualang? #eh^-!

Di jaman ini, sesungguhnya sangat umum jika “perempuan berpetualang”, yaitu melakukan kegiatan bepergian sesuai aspirasinya — entah berkelompok ataupun sendiri. Namun tidak dipungkiri, dimana memang ada kenyataan, dimana masih muncul pertanyaan “perempuan berpetualang?”

Kalau saya sendiri, mendengar pertanyaan tersebut secara langsung memang pernah, dan melaksanakan petualangan sendiri juga sering. So, what was actually happened ?

Ketika saya tilik diri sendiri dan beberapa sample lainnya, mostly isu ada pada “trust” atau kepercayaan. Meski sesungguhnya ada isu yang lumayan serius juga sih, yaitu PARADIGMA.

Ketika isu paradigma sudah selesai, maka akan tertinggal isu trust.

Dalam kasus saya, paradigma yang dianut adalah setiap entitas (anak, suami, istri) memiliki hak yang sama dalam menyampaikan aspirasi; dengan tetap memperhatikan aturan-aturan (nilai-nilai) yang disepakati. Dengan demikian saya berpendapat: there is no paradigm issues among us.

Trust. kata ini mudah disebut namun sulit dilaksanakan.

Ketika memiliki hobby berpetualang, membangun kepercayaan pada orang tua, saudara, dan pasangan menjadi hal yang mendasar. Mengingat kami semua manusia yang masih memiliki rasa khawatir, maka hal ini masih penting bagi kami.

Untuk membangun trust, ternyata tidak bisa instan. Ternyata butuh latihan dari kecil. Dalam kasus saya, ternyata kegemaran saya untuk menyampaikan aspirasi dari sejak kecil membuat orang tua saya melatih saya untuk menjadi sosok yang bisa dipercaya (tanpa saya sadari sebetulnya). Kalo diingat-ingat, membangun trust itu hasil dari kerjasama anak dan orang tua. Orang tua harus mampu belajar percaya, dan si anak juga harus mampu belajar untuk dipercaya.

Agar si anak mampu dipercaya, hal-hal mendasar yang saya alami dan mungkin bisa memberi insight bagi “calon petualang”, antara lain:

  • Secara nyata mampu menjaga kesehatan (keamanan) diri sendiri; sehingga tidak akan sakit atau “celaka” di jalan dan tidak akan ngerepotin orang
  • Secara nyata mampu berkomunikasi dengan masyarakat di lingkungan; sehingga jika ada kesulitan maka mampu meminta tolong
  • Secara nyata mampu hidup di beragam situasi dengan tetap menjunjung nilai-nilai yang dimiliki (disepakati); sehingga jika di jalan mengalami situasi di luar ekspektasi maka tetap tegar dan mampu hidup dengan baik
  • Cukup secara finansial; sehingga kalau bepergian kemana-mana gak perlu ngerepotin orang lain hehehehe
  • Petualangan yang dilakukan secara nyata memberi added value bagi diri sendiri (minimal)

Nah, lima hal itu mendasar bagi saya dan orang-orang di dekat saya. Dengan demikian, ketika saya mampu memenuhi kelima hal tersebut maka tidak ada alasan untuk menghambat petualangan saya. Cuman memang untuk mampu memenuhi kelima hal itu… hmmmm… gak mudah sih ya hehehehe; khususnya dalam situasi keluarga model kami. Namun dengan segala niat dan semangat, mampu juga pada akhirnya πŸ™‚

So, bagi para calon petualang,….. jangan putus asa, just move on and believe in yourself. Selamat berpetualang!!

β™₯putuβ™₯

Read Full Post »

1314 ~ Forever

Edisi: kumat lagi analisa angka

Sudah beberapa hari ketika baca Bhagavad Gita selalu terbuka sloka nomor 13 dan 14; ntah bab berapa… babnya bervariasi.

Saya merasa ini unik dan menarik.

Iseng-iseng lagi cek di dunia maya dan menurut istilah Chinese maka maknanya adalah “Forever”.

1314 =~ Forever

Melihat maknanya, tiba2 merasa unik saja…. dan hal ini new knowledge yang pasti. Nambah berbendaharaan kata dan mapping ke angka hehehe πŸ™‚

Semoga selalu ada keajaiban, kebaikan, dan kebahagiaan. Forever πŸ™πŸ˜ŠπŸŒΉ

πŸ’–putuπŸ’–

Read Full Post »

Kemenangan-kemenangan kecil

Suatu masa ada dijelaskan teori bahwa untuk belajar meningkatkan kepercayaan diri atau meningkatkan pemahaman akan kemampuan diri maka mulailah dengan mengenali “kemenangan-kemenangan kecil” yang diraih.

Pagi ini si kakak dengan semangat nelpon bahwa dia menang menulis Bali. WOW. I do really appreciate it. Di jaman modern spt ini, dia tetep rajin belajar budaya Bali.

Merujuk pada hal tsb, sesungguhnya “menang” itu bukan perkara yang menjadi perhatian utama kami; namun sesuai dengan pesan yang turun temurun maka sesungguhnya adalah:

  1. pahami konsep dan konteks
  2. berlatih dengan maksimal
  3. saat lomba, fokus dan tenang
  4. DO YOUR BEST
  5. selalu ingat berdoa di awal berkegiatan untuk meminta tuntunan, dan berdoa di akhir untuk berterimakasih

Dengan menerapkan kelima hal tsb, at least semangat positif dalam setiap berkegiatan (termasuk dalam lomba) akan tercermin dalam hasil; dengan demikian mostly akan menjadi juara. Do your best and be the best.!.

Kemenangan-kemenangan yang diperoleh, tidak selalu harus yang besar dan heboh…. mulailah dari kemenangan-kemenangan kecil; sehingga proses meningkatkan kualitas diri terjadi secara bertahap dan stabil untuk jangka panjang. Dalam prosesnya pasti ada dikenal istilah sosial spt kalah, gagal… meski sesungguhnya gak ada yang gagal dan kalah karena itu semua part of processes.

Dengan demikian, perilaku untuk memberikan yang terbaik akan menjadi perilaku/kebiasaan sehari-hari. So, basically “champion/winner behaviour” is actually a habit to share the best version of ourselves. That’s my opinion.

Have good day, stay true, and never give up πŸ™‚

β™₯putuβ™₯

170d9997c7c3aeed18d0b9b0f414bc95

 

Read Full Post »

Time…

Since kid I always interesting with something related to “time”, start from time traveller, hand watch, clock on the wall, novel entitled Time, Time movie, etc…

Counting “time” actually one of my hobby. In fact, I can be very much patient in time; but getting bored very soon in the other time.

Time reminds me about this limited life. As far as I know, anything in this mundane life are limited. Therefore I need Time to do what I need to do, till the Time finished.

One day, Bli Mangku told me to breath slowly; in purpose to recognize the “life-processing time”, start from the air entering my nose till the air leaving my body. By that way then I could recognize step-by-step how I live this life. So, I could use Time in a more proper way.

Then, again he told me: once you recognize it then use Time to do good things; something that could help people; something that could increase other people values; something that make your soul happy; something that fulfill your purpose in this life.

Today, I spend Time to write this. I wanna share my gratitude to Time cause I still have Time.

Wie Danu, thank you so much. Living the way we live this world actually the way we appreciate Time. Never give up and always be kind.

πŸ’–putu🌹

Read Full Post »

My only light of life

There was a moment when darkness swing by

A moment when I couldn’t see thing

Even my ownself.

.

There was a moment of light,

A light that brought a hope

A hope for a soul to see a light of life.

.

That bright light called my soul

A warm calling, embraced me bravely.

Light… you are my only light of life

You are a light that I was looking for.

Light that makes me survive longer.

Light that guides me to fulfill the journey.

Journey of our life.

Journey of us.

.

Light…. let’s share the beauty of this life through our lights… lights that never fade away.

For you, my only light of life, my love and most gratitude πŸ’πŸŒΉπŸ’

Read Full Post »