Archive for January, 2020

Night Knight – ksatria malam πŸ˜πŸ˜Ž

Hari ini banyak yang tiba2 tertidur ketika duduk atau pas bengong, seolah2 duduk diam di kursi adalah sebuah berkah. Tercetuslah ide bahwa “night knight” perlu merasakan dunia sore hari, dan tidur sehat di kasur yang nyaman dalam waktu lebih dari 8 jam 😁

Ntah apa yang terjadi pada kami, at the end we are just looks like enjoy the life of “night knight” 😎

Perihal ksatria malam a.k.a “orang2 yang tidak masalah kerja hingga larut malam”, aku sendiri punya pandangan tersendiri.

Bagiku, kerja pagi atau siang atau malam atau subuh pada dasarnya sama aja. Yang penting dalam 24 jam di hari tersebut ada moment untuk live my own life dengan caraku sendiri.

Juga mungkin ini terkait family culture. Di rumah, semua orang bisa kerja pagi atau siang atau malam. Termasuk pasangan kami semua memiliki culture yang sama. Jadi udah lumrah kami kerja tengah malam hingga subuh. So, might be that is one of our “unconscious” family culture ~ enjoy live life just the way we want to, incl. Work Late Night as Night Knight πŸ‘ŒπŸ˜πŸ€­

Terus terus… unconsciously, kami pun selalu tinggal di lingkungan yang mendukung kenyamanan Night Knight, ntah kemana pun kami berpetualang. Sepertinya memang menjadi Night Knight sudah jalan hidup kami hehehehe

At the end, kami hanya pegang prinsip: apapun itu, kerjain dg enjoy… then happiness is always in the air πŸ₯°β˜ΊοΈ

Long live night knight…. gambarimasu πŸ‘πŸŒΉπŸ‘Œ


Picture: from google

Read Full Post »

I need u because I love u ~ 844

There was a moment when my mind flew to some moments, accompanied by true feeling. Then, I found a number 844. Just curious about it, then I check the internet, and the meaning so connected with what I felt.

What a nice coincidence.


This is about a definition of “immature love” and “mature love”. I thought this is like diagnostic check of ourselves when we build relationship with others. When we love someone, is it immature love OR mature love. After we could recognize which one of it, then might be we have better understanding of our next moves. To me, this “diagnostic check” is a fundamental matter of our life journey because really connected with our purpose in this life; also the way we see things; might be also the way we are doing things.

Simple sentence, but really impactful.

In fact, I found that what I have experience is a mature love. Sounds nice hehehe.

My gratitude πŸ™‚


Read Full Post »

Meninggal, suka atau duka?

Waktu kecil, ketika nenek meninggal, aku hanya ingat pesen dia: saat nenek meninggal, jangan nangis… kalopun nangis, jangan meneteskan air mata di badan nenek.

Fakta: aku nangis dan tidak meneteskan air mata di badan nenek.

Selanjutnya banyak ku alami orang2 terdekat yang meninggal.

Hingga saat ini, akhirnya aku menyimpulkan bahwa ketika mereka meninggal, mereka berbahagia…. mereka truly happy. Bgmn cara saya mengetahuinya, there is a way. Just my way.

Sejak menyadari hal itu, saya tidak lagi “berduka cita” saat ada yang meninggal. Saya selalu berucap “semoga mereka selalu damai dan berbahagia”. Dengan asumsi, mereka yang meninggal selalu berbagi kebaikan selama hidupnya di dunia fana ini.

This world is far from truly happiness… the other world, might be still consist of unhappiness; but the level is different. It just depends.


Read Full Post »

Ketika memasak tidak sekedar memasak

Pagi ini, ku duduk sambil mengunyah sarapan dan nyruput kopi hitam tanpa gula. Pikiran relaks dan teringat bahwa setiap memasak makanan membutuhkan bahan baku yang bagus dan etika yang tepat; apalagi untuk sembahyang, untuk orang tercinta, untuk diri sendiri.

Tiba-tiba kenangan terbawa pada Dewata nenekku (dewata merupakan sebutan untuk orang yang sudah meninggal dan sudah di aben), tatkala beliau memutuskan tidak jadi membuat kue gara-gara beras ketan atau gula aren yang sesuai tidak ditemukan.

Waktu ku kecil, aku sering merenung dan komplain perihal tersebut yang dikarenakan “aku selalu menanti kue buatan nenekku”. Nenek pun menjelaskan bahwa tanpa bahan yang bagus dan sesuai maka nanti hasilnya tidak bagus, percuma nenek menghabiskan waktu dan tenaga untuk hasil yang tidak bagus. Kamu tidak akan suka nanti kuenya. Kamu aja gak suka, bagaimana kita mau persembahkan kue itu kepada-Nya….

Renunganku berlanjut: hmm… bener juga si nenek. Alhasil kami belajar sebisa mungkin untuk selalu mencari bahan yang bagus dan sesuai untuk setiap masakan yang dibuat.

Note: bagus dan sesuai dilihat dari (1) sumber bahan baku tersebut, (2) kualitas, (3) originalitas


Ketika aku merantau, aku sering bingung: dimana mencari bahan yang bagus dan sesuai, karena aku tidak tahu dimana pabrik bahan2 baku tersebut, dan bagaimana cara mereka membuatnya.

Alhasil, terciptalah proses trial and error. Bersyukur waktu SMA aku dituntun oleh Ibu Andras sehingga mampu mengenali bahan baku dengan lebih baik. Matur nuwun Ibu πŸ€—

Sekarang, di kota metropolis, aku dituntun oleh opini publik, yaitu masyarakat memetakan supermarket yang menjual bahan baku masakan yang berkualitas. Nah, aku tinggal meluncur kesana hehehe

Ketika bingung, kali ini aku banyak dituntun Bli Mangku, baik dari pemilihan bahan yang tepat maupun etika saat memasak. Btw, Bli Mangku jago masak hehehhe πŸ₯°

Perihal etika memasak, aku percaya bahwa apapun yang kita pikirkan saat memasak maka akan tercermin dalam rasa masakan tersebut. Untuk itu, aku diwajibkan untuk selalu berdoa sebelum memasak. Juga, selama memasak upayakan diam atau berjapa (nyanyi lagu2 suci).

Dengan demikian, masakan akan menjadi makanan yang penuh berkah dan membahagiakan πŸ™πŸ˜Š

So, enjoy….


Read Full Post »

224 πŸ™‚

Most of the time I saw 224 and I just knew if 224 used by netizen to express romantic love fandom πŸ€­πŸ™ˆβ˜ΊοΈ

224 means Today, Tommorow, Forever.

So lovely πŸ₯°


Read Full Post »

Hobby, penting ato tidak?

Tgl 31 Des 2019, kami diingatkan kembali oleh Pak CFO bahwa harus punya hobi karena penting.

Based on my view: hobi penting.

Setelah mendengar arahan tsb, pikiran langsung list-down hobi saya, dan ternyata banyak juga hehehe… namun big 3 sepertinya: meditasi, nulis, gerak tubuh (jalan n dance).

Big 3 dirujuk dari level keseringan dan kegemaran πŸ‘Œ

Meditasi… ada beberapa orang terdekat yang selalu menginspirasi. Nulis terinspirasi dari Mpu Tanakung, gerak tubuh sptnya bawaan orok krn gak bisa diem 😁

Manfaat dari 3 hobi tersebut, ada banyak. Namun satu hal unik yang memberi kesamaan dari 3 hobi tersebut adalah I can build my own world ☺️

When I meditate, I have a freedom to feel and go anywhere. When I wrote, I have a freedom to share my thought in artistic way. When I move or dance, I have my own way to share my feeling and thought… a freedom.

Kehidupan sangat indah ketika dilaksanakan dengan hobi yang diresapi 😊

Have great Sunday. Never give up, stay true, and be kind πŸ™


Read Full Post »

45 years Journeys, of Wie.

Wie Danu, happy birthday

On the day, you were enjoy the womb,

Sleeping in it and swam slowly – in your little pool,

Then a voice called your future name ~ danu…. danu…

You were open the eyes and looked for it

You were moving and stretching,

And you were born, and saw the world.

Happily you wanna swim to the bigger pool ~ Batur lake

Happily you were swimming and swimming and looking for the voices,

They were happily welcoming you,

Cause you are their light of life,

The one who they gonna rely on,

They… the unseen holy creatures ~ they are your best friends.


Life is a wonderful adventure for you,

Till today.. 45 years of journeys,

You’ve met many things, but never give up,

You live this life fully.

Days are passed by, thought written by,

But Light, your light…. never fades away.


with love,


Read Full Post »

Older Posts »