Feeds:
Posts
Comments

Archive for October, 2019

Lovely baby 🥰

Since kid I did really enjoy taking care of babies. To me, born as human is a great gift and I do wanna taking care of them, sincerely.

Every single baby and kid are unique, and I think creativity is really matter when we’re mingle with them.

Even though I don’t have baby, yet, in this current real life… but fortunately I got so many chances living with babies in real life and have mine in my vivid dreams.

If I read again and again about life cycle, the way we’re taking care of them are prominent because what we’ve done gonna influence their way of thinking about something. So that’s why being a mother is a gift.

Gift: chances to serve the holy soul and help them fulfill their vision & mission in this world.

Baby, you are lovely 🥰

♡putu♡

Read Full Post »

Kutek (Nail Polish)

Kutek merupakan salah satu hasil inovasi manusia yang menemani perjalanan hidupku, mulai dari sejak belajar mengenal warna hingga saat ini ketika sudah mampu berkomentar mengenai ragam kutek.

Perihal ragam kutek, kenyataannya memang sangat variatif; mulai dari keragaman warna, harga, bentuk atau jenis, dan kualitas.

Setiap ragam tersebut mampu mempengaruhi kemaslahatan kuku kita, baik penampilannya maupun kesehatannya. Apabila mendapat kesempatan memilih kutek dengan kualitas yang bagus maka penampilan dan kesehatan kuku akan terjaga 👍 ; meski perlu menguras isi kantong sedikit lebih 😁

Perihal kualitas, mulai sekitar 5 tahun silam aku cocok dengan merk Cuccio, merk kutek Amerika. Penampakan hasil kutek ini okeh, baik untuk jenis basic maupun gel. Juga, awet ketika dipakai… contoh: untuk gel bisa tahan 1 bulan. Serta, Cuccio cocok dengan beberapa merk base coat and top coat sehingga fleksibel dengan ketersediaan di salon.

Selanjutnya mengenai kesehatan kuku, meski memakai kutek berkualitas tinggi namun pemakaian kutek yang tanpa henti maka akan mengganggu kesehatan kuku. Dengan demikian ada istilah “masa jeda”, masa ketika kita tidak memakai kutek. Biasanya kalau aku, masa jeda dilakukan setelah 3 kali pemakaian berturut-turut. So far, hingga sekarang kukuku sehat dan malah semakin sehat dan kuat.

Dua minggu lalu, tiba-tiba di tengah kenikmatan jalan kaki, tiba-tiba ingin manicure dan tiba-tiba ingin nyoba kutek yang ada di salon. Akhirnya tiba di salon dan memilih kutek gel untuk tangan. Nah, after 1 week kaya gini penampakannya 😅 tiba-tiba pecah-pecah seperti tanah sawah di musim kemarau. AKU HERAN….. 🤕🤯🤔😀😁

Lucu pecahnya, ada inisial “A” ~ Artha haaahahhahaha 😅👍👌🤟

Hal ini merupakan suatu pelajaran lucu dan unik…. untuk next time, ku kan kembali membawa kutekku sendiri, Cuccio Veneer… 😊🥰😊

Jadi, untuk mewujudkan hobi pakai kutek namun sehat maka:

  1. Perhatikan kualitas kutek
  2. Perhatikan base and top coat yang disediakan salon… apakah cocok dg kuteknya atau tidak
  3. Perhatikan masa expired kutek. Jika sudah basi maka akan jelek penampilannya dan tidak baik untuk kesehatan kuku
  4. Untuk para pemakai kutek gel, upayakan jangan terlalu mengasarkan permukaan kuku, dikasarin sedikit saja sehingga tidak mengurangi ketebalan kuku. Jika sampai digosok keras hingga kuku menipis maka kesehatan kuku pasti akan terganggu dan pemulihannya akan lama
  5. Jangan sampai pemakaian kutek menghambat aktifitas. Hal ini malah aan membuat kebahagiaan berkurang. Misal: untuk keindahan kuku maka model kuku dibuat panjang dan diisi hiasan. Nah, saat nyuci piring… atau nyuci baju… tiba-tiba kuku patah. Nah, pasti akan teriak dan bersedih hati…. alhasil kesehatan jiwa terganggu. So, pakai kutek sewajarnya saja shg kuku sehat dan indah tanpa mengganggu aktifitas bermanfaat lainnya.

Demikian sekilas tentang kutek kali ini. Enjoy… 😊💅💅

♡putu♡

Read Full Post »

Cinta karena Cinta

Judul yang menarik, mudah diucapkan, namun kompleks saat diterapkan. Namun seperti pesan para tetua: semua hal bisa terjadi, meski kompleks, selama konsisten dan alon-alon maka pasti selesai dengan baik; jangan grasa grusu.

Nah, judul itu juga merupakan judul lagu Mas Judika… penyanyi dengan suara keren itu. Lagu tersebut merupakan lagu China yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Mas Judika. Lagunya memang keren…. untuk detail bisa search di youtube.

Dalam lagu itu ada tersebutkan kata-kata: cinta karena cinta, tak perlu kau tanyakan.

Sederhananya menurut penafsiranku, kalimat itu memberi makna bahwa ketika mencintai benar-benar dari dalam hati maka tidak perlu ada yang dipertanyakan lagi.

So…. so sweet… serious… and meaningful.

Menemukan Cinta, dan mencintai karena Cinta…. menurutku setiap entitas memiliki jalannya masing-masing, sehingga setiap jalan itulah yang pada akhirnya menjadi kisah Cinta yang unik dan layak dikisahkan, juga layak dikenang.

Lalu bagaimana sih contoh riil Cinta karena Cinta itu???

Hmmm…. ku coba tuliskan ya, semoga cukup menjelaskan dengan relevan.

Dalam banyak buku tertulis bahwa Cinta itu anugerah yang suci, dan bersumber dari hati yang jernih dan suci. Ketika mencintai karena Cinta maka dampaknya akan berupa anugerah yang memberi dampak positif, seperti rasa nyaman, rasa bahagia, rasa cukup, rasa hormat menghormati, rasa berbagi, rasa kolaborasi, rasa… semua rasa yang mampu membuat kedua insan menemukan “the best version of themselves”.

Keren sekali dampak dari Cinta karena Cinta 👏👏💖💖

Ketika menemukan orang yang mampu membuat kita merasa seperti di atas, maka bersyukurlah karena itu anugerah yang SANGAT INDAH. Jangan sia-siakan anugerah tersebut, rawatlah seperti merawat kuncup bunga lotus.

Uang dan hal material lainnya bisa dicari dengan upaya fisik dan otak. Namun Cinta, semua diterjemahkan lewat rasa…. rasa diperoleh dari rasa. Temukanlah rasa itu. Sulit dan berliku, pasti. Jangan menyerah karena rasa itu ada. Menanti di suatu titik untuk saling me-rasa.

Terimakasih Cinta…. 🙏🤗😚🥰

♡putu♡

Read Full Post »

Tulasi ku

Menjelang musim penghujan, pohon tulasi yang dirawat penuh kasih sayang tumbuh dengan subur dan berbunga lebat. Secara turun temurun… dia yang sudah menghuni salah satu pojok halaman selama hampir 10 tahun.

Terimakasih Tulasi…. terimakasih untuk semua orang di rumah yang berkontribusi merawatnya…. terimakasih wie danu 🙏💓

Harenam Harenam Harenam

♡putu♡

Read Full Post »

Me today: lovely coincidence ~ unusual

As human, basically life gonna easier when we do common thing and make it done as usual.

But today, I did unusual things. Start from:

1. Having breakfast at 8.30 am with rice. Hmm…. I almost forgot when the last time I did similar thing… hmmm…🤔

2. Going for lunch at 12.40. This also very uncommon. And my lunch was only consist of vegetarian kebab + “cendol” Indonesian traditional drink with coconut milk.

3. I left the office at 5.13 pm. WOW… then I realized if Jakarta also has beautiful sunset. Nice!

4. Suddenly I called Nail Sanctuary and booked manicure and pedicure. In the MRT, I was thinking about soft pink nail colour. Hmmm…. soft pink… not in my collection in fact

5. I think this is the first time I use their nail colour, cause usually I bring my own. But at least I realized my vision to use the soft pink nail colour. Again, very unusual 😁

6. The last…. I ordered signature chocolate in Starbuck. Very uncommon cause I am a coffee mania ☕☕🤓

All those unusual things are lovely. See the bright side and enjoy it. All just lovely 🥰

♡putu♡

Read Full Post »

Pagi ini, matahari menyapa saya ketika berangkat kantor terlambat; maklum usai begadang sehingga memanfaatkan fasilitas flexi time. Mulutpun berucap: terimakasih Dewa Surya karena sudah menyinari 🙏

Di kantor nuansa penuh keceriaan dan semangat, termasuk PR baru yang diterima… menarik meski challenging. So, I’m gonna make it done well.

Ketika merenungi PR, tetiba ada seorang sahabat yang share ceramah seorang Uztad yang membahas Dewa dan Dewi dalam agama Hindu… ujung2nya meminta umat Islam utuk mengganti namanya apabila menggunakan nama yang mirip dengan Dewa/Dewi dalam agama Hindu, contohnya: Sri.

Selaku orang yang bernama Sri, saya langsung mengernyutkan dahi dan berpikir…. so, what is wrong dengan nama yang cantik “Sri”.?.

Dewi Sri adalah perwujudan Tuhan dalam manifestasinya untuk kemakmuran mahluk hidup. Oleh karena itu Beliau dilambangkan dengan sosok yang cantik dan pemurah. Para petani, pebisnis, pekerja, dan siapapun yang menginginkan kemakmuran maka akan memuja Tuhan dalam manifestasi sebagai Dewi Sri.

Jadi, Dewi Sri adalah perwujudan Tuhan shg manusia mudah memahami keindahan Tuhan.

Jika ada orang tua yang memberikan nama anaknya “Sri”, besar kemungkinan karena mereka ingin anaknya membawa berkah untuk keluarganya; selain ingin anaknya cantik bak Dewi Sri. Namun, jika ada orang tua yang tidak memahami filosofi Dewi Sri maka mungkin nama “Sri” yang diberikan ke anaknya hanya sekedar nama saja.

Kemudian kalo dilihat dalam daftar penduduk Indonesia, berapa banyak penduduk yang bernama “Wisnu”. Mungkin selanjutnya perlu di recheck, apa alasan mereka membuat nama Wisnu ketika seorang anak lahir???

Apakah karena mereka agama Hindu? Ataukah terinspirasi dari Dewa Wisnu shg ingin agar anaknya hebat, baik, dan ganteng seperti Dewa Wisnu? Ataukah kebetulan saja, tiba-tiba ingin ngasi nama Wisnu?

Bagi saya, nama adalah salah satu simbol dari diri kita sebagai manusia dan sangat sepakat jika nama yang benar akan mencerminkan kepribadian seorang manusia.

Jadi… hati-hatilah memilih nama. Apabila memang nama “Sri” atau “Wisnu” dirasa sudah tidak cocok untuk diri sendiri maka silahkan diganti dengan nama lain… Namun jika memang cocok maka teruslah bersyukur dan berbangga dengan nama yang mirip dengan nama Dewi dan Dewa. Semoga nama tersebut dapat memberi berkah untuk kehidupan yang lebih baik.

Astungkara !!!

♡putu♡

Read Full Post »