Feeds:
Posts
Comments

Archive for May, 2019

Ketika aku membaca salah satu novel karya Rudyad Kipling, tiba-tiba aku ingin menonton film India… negara tempat Rudyad Kipling dibesarkan.

Sudah lama tidak menonton film India, akhirnya secara random aku pilih film Zero.

Film zero diperankan oleh Shahrukh Khan sebagai Baauu Singh, dia berperan sebagai sosok manusia kerdil (tingginya 140 cm), ganteng, cerdas, kreatif, anak orang kaya, namun hanya lulus sekolah sampai kelas 10. Film ini juga diperankan oleh Anushka Sharma sebagai Aafia, dia seorang wanita cerdas, peneliti NSAR, namun cacat dan duduk di kursi roda seumur hidupnya.

Selama hidupnya 38 tahun, Baauu Singh mostly diejek karena kerdil dan dia selalu berupaya menemukan wanita yang benar-benar mencintainya apa adanya. Namun dia juga senang bercita-cita memiliki istri seorang artis, bahkan dia rela menghabiskan uang ayahnya untuk menyewa agensi sehingga bisa bertemu dengan artis idamannya. Hingga akhirnya dia menemukan sebuah foto wanita cantik, dan dia meminta agensi tersebut mempertemukan mereka. Wanita itu adalah Aafia.

Aafia berusia 39 tahun, dan selama hidupnya dia mencari sosok yang benar-benar mencintai dia apa adanya; tidak hanya mengejar kecerdasan atau kekayaannya.

Ketika Baauu bertemu Aafia, Baauu kaget dan lari… dia tidak tahu bahwa Aafia cacat. Namun perlahan-lahan, mereka ngobrol dan Baauu sempat membuat Aafia tersinggung sehingga Baauu dipermalukan oleh Aafia di depan umum.

Baauu mencari kesempatan untuk balas dendam, dan pada saat press conference mengenai hasil penelitian Aafia, Baauu hadir disana dan mengejeknya bahwa Aafia tidak bisa berdiri sendiri; bahkan mengambil pulpen yang jatuh saja tidak mampu. Baauu melempar sebuah pulpen dan jatuh di lantai.

Aafia kemudian turun dari kursi roda dan merangkak berjuang mengambil pulpen tersebut. Saat itu Baauu merasa hatinya berdebar dan dia merasa bahwa akhirny menemukan sosok wanita pujaannya.

Alhasil, Baauu berjuang mendekati Aafia dan dengan segala upaya akhirnya mereka berdua saling jatuh cinta, berpacaran, dan mengadakan upacara pernikahan. Namun, Baauu lari dari upacara pernikahan demi sebuah kontes menari dengan hadiah “menjadi tim inti artis idolanya”. Aafia sangat kecewa dan memutuskan tinggal di Amerika untuk melanjutkan penelitiannya bersama NSAR untuk merampungkan misi perjalan ke mars.

Selama setahun Baauu hidup di dunia artis, akhirnya dia menyadari bahwa sesungguhnya dia selalu mencintai Aafia… dengan bujukan temen artisnya, Baauu memutuskan untuk terbang ke Amerika guna bertemu Aafia.

Di Amerika, Aafia sukses melakukan penelitian roket ke mars dan dia mengumumkan bahwa akan mengirim mahluk hidup percobaan untuk berangkat ke mars. Saat conference tsb, Baauu hadir dan membuat kaget Aafia beserta keluarganya.

Faktanya: Aafia melahirkan anaknya Baauu, dan Aafia sudah bertunangan dengan orang lain.

Baauu sangat sedih, dan dia memutuskan untuk berjuang mendapatkan cinta Aafia kemvali dengan cara apapun. Kebetulan saat itu NSAR membuka lowongan volunter untuk misi perjalanan ke mars. Baauu mendaftar dan lulus dengan hasil terbaik..

Melihat semua perjuangan Baauu dan ketulusan hatinya, Aafia jatuh cinta lagi dengan Baauu dan membatalkan pertunangannya.

Baauu tetap berangkat ke mars guna mensukseskan hasil penelitian Aafia dan mengharumkan nama India. Lama tidak ada kabar dari Baauu dan baru ada kontak setelah 15 tahun. Pihak Cina mendapat kabar bahwa ada roket yang memasuki atmosfir bumi dan jatuh di laut Arab.

Baauu kembali ke bumi dengan selamat. Dia sukses menjalankan misi hasil penelitian Aafia, dan Aafia menunggunya penuh cinta.

Untuk sekilas filmnya, bisa click:

======/======

I didn’t move anywhere along the movie. I love this movie, because my situation not really different with movie. Since kid, so many plus and minus I have. And I believe there is someone who really fit with me, someone who can accept my plus and minus, someone who can talk with me equally; vice versa.

After 27 years, I saw Wie Danu and I met him and I talked to him and we looked for each other for years/decades, and we build a promise. We fight for each other, and we believe to each other. In fact, our life is tough but we believe in our heart beat. That is most important for us, and that make us survive.

Wie Danu… ishouni gambarimasu ๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—

โ™กputuโ™ก

Advertisements

Read Full Post »

Today, among the books’ piles, I found two books and one of them entitled Tilly’s promise.

This book consists of 10 chapters and 87 pages. Its like a short story, a lovely short story.

The book was telling us about stories of Tilly and Harry in the war time (German vs France). When German invaded France, all “army age men” must join the army; one of them was Harry. Harry is a patriotic type and he couldn’t stay do nothing when the country in emergency.

Harry is Tilly’s boyfriend and the war really something for them, because Harry must leave Tilly to be an army and join the war. Before Harry was leaving, they made a promise to each other:

Finally, Harry left the village and Tilly became voluntarily nurse in the camp.

Time goes by and both of them kept their promise; they wrote letter to each other every week. Harry describe the war situation and Tilly shared her experiences as a nurse.

One day, Tilly received a letter from Harry which only consist of one word: sorry.

In the army, Harry was responsible for the front line and he saw some of his friends from the village died; including Tilly’s brother (Georgie). Harry promised to Tilly that he will taking care of Georgie.

When Georgie died, Harry really upset and felt guilty because couldn’t keep the promise to take care of Georgie. The impact: he couldn’t talk or write letter to Tilly. On the other hand, Tilly were waiting every day for Harry’s letter. She kept questioning: why Harry didn’t write her a letter, but he kept writing to his parents every week. After months, Tilly decided to assume that Harry broke his promise (he didn’t love her anymore).

Tilly tried to keep her promise and never look to someone else. She loves Harry still. She promise to love him forever and wait him till the war end.

After months, the war finally end. Tilly went back to the village and she saw Harry and his parents. She felt dissapointed, but she loves Harry. Eventually, she walked to Harry and talked to him. He said sorry to Tilly.

He finally explaining all situation in the war and Tilly really appreaciate it. In fact, they still love each other an still keep the promise. Their life is tough, but they keep their promise.

======/=======

Actually, by this article, I just wanna share my gratitude to the universe because I got chance to read this book, and the story encouraging me to see thing from better comprehensive perspectives. Somehow, the situasion made someone couldn’t tell; even though he really wanna tell.

For now, I do hope everything goes well, esp. for Bli Mangku who still on duty. Wie, I’m here and still keep my promise ๐Ÿ’“

โ™กPutuโ™ก

Read Full Post »

being an adult

Couple of months ago Bli Mangku was telling me if I was getting more introvert. Yes, basically I am introvert; and since kid I learn to survive in this “vulgar” world.

When become an adult, finally I faced a moment when I don’t have someone to talk about life. Not because I am alone in term of physical, but there is a moment when I cannot speak about life to anyone.

When I was kid, I saw my grandma and my mom sat alone and kept silence. I asked her to talk, but there was not even a word came out. They only smile and kept silence. Then one another day I asked my mom about that moment. She said “when you are being an adult, then you will understand”.

Now I am an adult and I am facing that moment. I don’t want to talk to every body, but at the same time I want to talk to someone but the one not in here. Finally I just silence and keep silence.

I think, another clue to survive this world is ability to talk only to my inner-self; because there is no one I can talk with.

Life is beautiful, just only when I can see the beauty on it. And it will happen when I can survive this life, beautifully.

Being an adult is a journey that I have to face; and I am going to make it beautiful because I am the actress of my life. I’m gonna share my best for my own life. That how I share my gratitude to the universe.

Screen-Shot-2015-09-24-at-5.24.06-PM-2

โ™ฅputuโ™ฅ

 

Read Full Post »

Sahur selalu penuh cerita; mulai dari kisah sahur di pinggir jalan, di tengah gurun, di dalam rumah yang ramai, di rempat kos yang sepi, hingga di dalam lorong bandara menuju antah barantah.

Kali ini aku memeriahkan sahur di bandara Soekarno Hatta, deket gate E1-E7; tepatnya di restoran cepat saji ala Amerika yaitu AW. Ku pilih menu: vegie burger (akhirnya hadir lagi di dunia nusantara kisah vegie burger) ๐Ÿค“๐Ÿ˜€

Burger merupakan makanan roti lapis dengan isian di dalamnya. Vegie burger adalah burger yang isian di dalamnya semua terbuat dari sayuran. Bentuknya dibuat sama dengan burger pada umumnya, spt ini:

Perihal rasa… AW vegie burger sangat krispi atau renyah, dan hal ini mampu menghilangkan kesan “terlalu eneg” yang muncul pada vegie burger terbitan Burger King jaman dulu. Kombinasi “nuget sayuran” yang hangat dan cheese yang meleleh menghasilkan rasa yang sangat yummy ๐Ÿคค๐Ÿคค.

Dengan nuansa yang renyah dan rasa yang light… AW vegie burger ini pas di perutku, tidak sampai membuat kekenyangan. Jadi porsi yang pas: 1 AW vegie burger + 1 cangkir hot tea.

Dari sisi komposisi di dalam lapisan roti, terlihat serat2 sayuran bahan burgernya spt gambar di bawah ini. Terlihat burger sayurannya mixing dengan cheese, mayonnaise, salada, dan tomat. Kombinasi ini akhirnya mampu membentuk rasa baru yang semakin nikmat…

Secara umum komposisinya t.d:

  1. Roti
  2. Burger dari bahan sayuran (vegie burger)
  3. Cheese (karena aku pilih extra cheese)
  4. Salada, tomat
  5. Mayonnaise

Selanjutnya untuk harga, menurutku harganya standard vegie burger. Kalau Burger King jaman dulu, harganya di kisaran 40 – 50 ribu IDR (rata-rata lebih mahal dari burger daging). Kalau beli di Amerika, harganya juga kisaran 4-5 USD. Namun untuk AW vegie burger kali ini, harganya mirip-mirip di angka 44 ribu IDR after tax:

So, akhirnya saya menemukan menu yang bisa saya nikmati di AW ๐Ÿ˜Š๐Ÿ‘

Have a great Sunday for every one ๐Ÿ™

โ™กputuโ™ก

Read Full Post »

Hari ini adalah hari raya Tumpek Landep dan aku pun menghaturkan bhakti ke Pura Aditya Jaya di daerah Rawamangun.

Tumpek Landep aku jalani dengan cara menghaturkan terimakasih kepada Sang Pencipta atas berkah karunianya berupa ketajaman seluruh indria sehingga aku dapat menjalankan swa-dharma sesuai dengan garis yang sudah digariskan untukku.

Juga, aku menjalani Tumpek Landep dengan turut mendoakan setiap perkakas yang aku pakai dalam menjalankan swa-dharma; semoga semua perkakas tersebut memberi nilai positif yang pada akhirnya mampu terus mendukungku dalam menjalankan swa-dharma.

Selamat Hari Raya Tumpek Landep, semoga semua makhluk berbahagia dan dapat menunaikan swa-dharma nya dengan baik ๐Ÿ™๐Ÿ˜‡

โ™กputuโ™ก

Read Full Post »

Hari ini di tengah keramaian kota Jakarta, seorang supir gojek berhasil menembus padatnya kota dan menyerahkan bingkisan kepadaku.

Itulah bingkisan buku karya Bli Mangku Danu untukku, yang berjudul Pejati.

Cita-cita membuat buku terbersit sejak tahun 2007, namun di kala itu ku hanya membuatkan Bli Mangku sebuah website berjudul cyberdharma.net dan isudarma.com; kemudian Bli Mangku semakin rajin berbagi karya pemikiran dalam blog-blog yang dikelolanya hingga kini.

Beberapa bulan yang lalu, dia ngasi kejutan bahwa hasil karyanya akhirnya bisa dicetak dengan nuansa masa kini. Wow…. wie keren… tak sabar ku ingin memiliki hasil karyanya wie danu.

Menurutku, buku ini merupakan buku kebutuhan sehari-hari Ibu Rumah Tangga yang beragama Hindu. Nuansa buku yang indah, nyaman dibaca, penggunaan kata yang mudah dipahami, gambar2 yang menarik, dan flow penulisan yang apik membuat buku ini mudah dipelajari.

Berdasarkan review yang aku lakukan, ada beberapa point yang bisa aku share a.l:

  1. Content sederhana, namun esensial
  2. Pilihan warna cover yang lembut membuat mata nyaman dan nuansa balinese art terasa kental; namun modern. Istilah kami berdua: local yg global
  3. Pilihan font yang bagus shg tidak terkesan kaku; namun flexible and classy and modern
  4. Flow content runut sehingga mudah dipahami
  5. Bahan buku sangat bagus dan setara dengan buku2 majalah interior yg di Gramedia
  6. Gambar dan foto yang disajikan dalam content menunjukan semangat kolaborasi, berbagi, dan kesederhanaan
  7. Short biography penulis di halaman akhir sudah ringkes dan represent the must known things about writer
  8. Ukuran buku yg tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, pas di tas ibu2… pas d tas gendong ku, tas kipling kecil orange ๐Ÿ˜Š
  9. Overall nuansa eksklusif terasa sekali

Wie, I do really proud of you ๐Ÿค—๐Ÿฅฐ

Berikut adalah bbrp foto bukunya:

Dan berikut adalah foto pembeli pertama… sohib sejawat Putu Adi. Dia membelikan buku ini untuk istrinya yang tercinta. Matur suksma Adi ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™‚

โ™กputuโ™ก

Read Full Post »

Kisahku: 22 Mei 2019

Saat ini ku duduk menuliskan kisah sembari menunggu air panas mendidih guna menyeduh Jahe Merah karya anak bangsa binaan salah satu BUMN di negeri tercinta ini.

Hari ini tgl 22 Mei dan kehidupanku dimulai tepat pukul 01.07 WIB tatkala seorang sahabat minta opiniku mengenai jadwal kerja akibat dampak demo dan perusakan barikade di depan Bawaslu. Dia share sebuah video tentang masa yg mengamuk di tengah malamnya kawasan Sarinah Thamrin. Wow… kurang kerjaan…mending tidur drpd ngamuk ngamuk, pikirku.

Ku berupaya tidur kembali, namun pikiranku melayang pada semua teori dan film konspirasi yang pernah kubaca/kutonton; mulai dari kisah pikachu hingga narcos. Pikiran melayang menerawang keberadaan Bli Mangku… sembari berdoa: semoga Bli nya aman dan sehat. Alhasil, ku pun tidak bisa tidur hingga saat ini, namun kantuk tak kunjung menghampiri juga. Ibu dan kakakku bolak balik menelpon guna memastikan keamananku. Ku menyahut: tenang, saya aman!

Hari ini ada banyak sekali demonstrasi dengan tujuan menolak hasil pemilu yang sudah diputuskan. Pendapatku perihal ini: aneh.!.

Kenapa aneh? Karena cara2nya tidak mendidik.

Aku mulai berimajinasi: what if aku polos banget meniru cara demonstran dalam menyampaikan opini, misalkan di ruang rapat aku berdebat dan tidak terima akan keputusan risk committee. Maka hasilnya adalah itu kursi ruang rapat bisa terlempar kemana-mana dan gelas aqua bisa beterbangan untuk nimpukin peserta rapat; trus aku dengan semangat mengatakan bahwa seisi forum salah karena tidak sesuai dg pemikiran dan pendapatku.

๐Ÿ˜๐Ÿค“๐Ÿค•๐Ÿ˜ด๐Ÿค” aku mentertawakan diri sendiri sekarang… krn jika aku demikian maka sudah pasti leluhurku bakal hadir semua dalam mimpiku dan noel noel kepalaku ampe peyang.

Back to kisah hari ini.

Suasana kota Jakarta memang terlihat mencekam di TV. Faktanya, itu hanya mencekam di lokasi tertentu saja spt di sekitar gedung Bawaslu, gedung KPU, daerah Petamburan, Slipi, dan Tanah Abang. Yang aku gak paham, ngapain buat rusuh di Petamburan ya… apa hubungannya dengan KPU. Tapi ya sudah lah yaw… namanya jg buat keributan ๐Ÿคญ

Perkantoran dan pertokoan di area tersebut mostly kerja sampai lunch time karena di sore hari ada demo lagi. Kali ini demo damai. Ku baca di berita, TNI/POLRI berbuka puasa bersama di tengah jalan raya bersama demonstran. TNI dan POLRI berbagi.

Selanjutnya di lingkungan kerjaku, hmmm…. aman, malah adem karena jalanan sepi dan kadar karbon menurun. Banyak perusahaan, khususnya perusahaan asing, yg meliburkan pegawainya sehingga volume manusia yang beredar di sekitar segitiga emas Jakarta berkurang. Nuansa lingkungan menurutku aman. Namun Bli Mangku terus mengingatkan: TETEP HATI-HATI!!! ๐Ÿคจ

O ya, sempat aku cemas mengenai dagang cireng favoritku. Jangan sampai dia tidak jualan gara-gara demo. Eh pas lunch time, dia dengan antengnya duduk menunggu pembeli. Yeayyyy…. alhasil beli cireng 25 ribu isi 15 biji ๐Ÿ˜‹๐Ÿฅฐ๐Ÿค“๐Ÿ˜€๐Ÿฅณ๐ŸŒž

Trus… tatkala pemerintah jamming signal, frankly aku merasa hidup lebih nyaman karena sejak dini hari aku pusing juga tatkala semua group WA sudah tang ting tung sharing foto dan video terkait kerusuhan; termasuk gosip melebar hingga ke pertanyaan “kamu sipit, indonesia bukan? ” ๐Ÿ˜

Ketika jam menunjukan jam pulang kantor, aku pun memastikan semua tim bersiap pulang. Disposisiku: upayakan sholat maghrib di rumah masing-masing. Trus, aku sendiri pun pulang dengan berjalan kaki. Hmm… jalan Gatot Subroto lengang, pekerja trotoar fokus pasang ubin, aku merasa nyaman, dan terasa aman aja. Sampai di rumah, perasaan aman dan nyaman tetap terasa.

Aku tahu ada masyarakat yang berupaya anarkis, namun deep inside my heart: aku merasa masih ada niat baik dan kesungguhan pada lebih dari 75% masy Indonesia untuk menjaga negeri ini, menjaga keamanan negeri, menjaga diri mereka sendiri agar bisa hidup lebih baik, dan menjaga Pancasila dengan segenap jiwa raganya.

Hari ini di kampung termasuk hari yang suci, yaitu upacara pembersihan di pura keluarga besar (Pura Padang Likit). Jadi, ku pun menjalankan tugasku yaitu berdoa pada-Nya, sekaligus mohon kedamaian untuk negeri Indonesia ๐Ÿ™

Sekarang, air sudah mendidih dan jahe siap diseduh. Kurma enak pun siap menemani ๐Ÿ˜Š

Setiap hari di kota ini memunculkan teka-teki dan misteri. Mungkin hal itu yang menjadi daya tarik Jakarta, sehingga semua orang berbondong-bondong datang kesini.

Menyikapi situasi saat ini… sebagai masy biasa: khawatir boleh, namun kemampuan mengelola kekhawatiran yang lebih dibutuhkan, sehingga tetap bisa fokus bekerja dan berbuat kebajikan.

Semoga Tuhan senantiasa melindungi umatnya, dan menjaga umatNya agar selalu berpikir-berkata-berbuat yang benar.

Harenam Harenam Harenam ๐Ÿ™๐Ÿ™

โ™กputuโ™ก

Read Full Post »

Older Posts »