Feeds:
Posts
Comments

By Toni Bowers | October 9, 2012, 4:23 AM PDT

Last week I wrote a blog about how a tech can earn more money without becoming a manager. If, however, you still want to pursue the management track, please know that leadership is a skill in its own right. You may be a great tech, but that doesn’t mean you’ll be a great manager.

In that vein, here are some behaviors that I see most often in poor leaders:

#1 You don’t seek feedback, or if you do, it’s for the wrong reason.

I think everyone has had the experience of being asked for feedback, sometimes even in a formal program, and then have all that feedback subsequently ignored. Some managers like to say they welcome feedback just so they can look like the kind of person who, well, welcomes feedback. But, in reality, they have no intention of ever using it.

Don’t do that. Don’t ask for feedback unless you’re prepared to actually implement some of it. It’s a different story if all the feedback you receive sucks out loud and you can’t use it, but at least go in with the best intentions. There’s nothing worse for employee morale than to make them feel like they’re being condescended to.

#2 You never exhibit vulnerability.
You may be that person who knows everything about everything. If so, you should make plans to donate yourself to science, because that’s one heck of a claim.

Maybe you’re not perfect, but maybe you think you need to project that image to gain and retain the respect of your direct reports. Well, that’s just dumb, and here’s why: Your staff knows that you’re not supernatural, which is what you’d have to be to have all the answers all the time. By pretending like you do, you are only portraying yourself as someone who thinks he/she knows everything — in other words, a phony and/or an obnoxiously insecure person.

Also, acting like you know it all is bound to make your staff feel insecure. If you can’t admit to not knowing something, then they know that there will be quite a few times when you’re basically taking them down blind avenues.

Just remember: You hired your staff members for their expertise. Take advantage of that.

#3 You’re unavailable.
I had a boss once who boasted about his open door policy at every opportunity. The only problem was, the door might have been open but he was never in his office. That’s like saying someone can have the keys to your car any time but then hiding the car.

It is true that with a management role, there is a lot of liaising to do with upper management. You should never let that take over your availability for your team. I’m fairly sure upper management doesn’t need every second of your time.

If you’re chronically unavailable then it will be translated by your team that you just don’t care. And why should they care if you don’t?

Some managers get so involved in the day-to-day that they don’t even realize they’re committing one or more of these leadership sins. Make sure you’re not one of them.

Source: http://m.techrepublic.com/blog/career/the-three-most-damaging-management-behaviors-that-you-probably-dont-know-youre-doing/4640

Advertisements

balada mudik lebaran

kali ini aku merayakan kisah mudik pas libur lebaran dan tentunya sangat memaksimalkan libur lebaran terpanjang yang pernah dialami, yaitu total 12 hari (incl. weekend). Aku balik ke Jakarta hari ini tgl 20 Juni 2018 karena esok sudah kerja dan banyak hajatan menanti, dan sepanjang mata memandang di ruang tunggu… manusia bertebaran layaknya pengungsi suriah hehehehe. Kursi semua penuh, resto2 mahal pun penuh, alhasil semua lesehan di depan gate (termasuk diriku). Ku nikmati kisah malam ini, termasuk kisah delay selama 2 jam 15 menit. Ku duduk mojok di bawah taman layaknya masa-masa kuliah di kampus UPH tercinta dulu, sembari pegang laptop tuk oprek kerjaan dan akhirnya mumet dan end-up nulis blog 😀

Memang lebaran kali ini sepertinya sangat digemari oleh masyarakat sebagai momen berlibur sehingga mereka memboyong keluarga mereka semua ke pulau dewata; mulai dari nenek kakek hingga cucu cicit bayi. Kemeriahan dan keceriaan mereka pun akhirnya meredam rasa kantuk ku sehingga lumayan juga untuk dijadikan bahan cerita.

Di sampingku, ibu-ibu dan anaknya sudah tidur2an di lantai; dan sang ayah mondar-mandir karena lelah duduk, juga lelah main kartu, termasuk lelah guyonan bersama keluarganya. Yang rada aneh, dari semua masyarakan yang aku lihat disini…. terlihat cuman diriku yang pegang laptop dan sangat aktif menulis ^_!`

Jika melihat situasi seperti ini, kadang ku merenung…koq seperti statisun kereta di Shinjuku rasanya (manusia udek-udek dengan nuansa serba modern dan bersih). Trus aku merenung lagi: di sebelah mana seni dan indahnya Bali ya… mungkin saking indahnya kali ya shg menjadi seperti ini wkwkwkwkwk.

But as Balinese, I always grateful for all these: people visit and enjoy Bali so they happy and share to the world about the beauty of Bali. I wish, we all can keep all these beauty.

by the way, mata mulai merem2 dan ngantuk jadinya, ide jadi makin berkurang tuk nulis2 he he he 🙂

WIN_20180620_21_02_45_Pro

When I was in junior high school, there was a moment when death close to me. I got an accident and people said that I almost died at that time, but till now fortunately I still alive.

Since that time I make myself to always say thank you, both for good and not good thing. Then I believe to Him if all things happened to me had designed already and has purposes; eventhough I don’t know what it is.

Tonight, I lost again and I pray to Him, so He can guide me back to the way He had designed for me. That way perhaps not an easy path, but I do believe He will help me and protect me (as long as I don’t give up and I always could share my purest heart and gratitude).

Whatever happened to me, it is part of my carmic cycle and I always share my gratitude to Him because all these joy and pain are here right now… I’m always seeking His help, so I can fulfill all my duties in this current life.

Krsna, thank You for every single thing. Thank You for all kindness, love, blessings, protections… and thank You for allowing me to cry when I came to You… You are the one who knows the true of me. I love You, always.

Harenam Harenam Harenam 🙏

-putu-

Jadi, judul diatas terinspirasi saat kemarin kopi tumpah dan meluber kemana-mana; termasuk mengenai buku dan beberapa barang.

Ketika melihat tumpahan itu, tangan secara otomatis ambil tisu dan mengelap. Ttiba-tiba ada sebuah perasaan yang berbeda dengan kebiasaan umum, yaitu perasaan tenang, sabar, dan menikmati proses bersih-bersih itu.

Selanjutnya, ku review situasi sederhana tersebut dan ku simpulkan bahwa memang betul segala sesuatunya tergantung dari situasi dan perspektif kita sendiri.

Pada saat segala sesuatunya berjalan sesuai dengan harapan dan kita dalam kondisi happy, namun tiba-tiba ada satu hal yang terjadi diluar perkiraan seperti kopi tumpah maka kita cenderung kaget dan kadang-kadang misuh-misuh dan banyak yang merasa “sial”. So… kopi tumpah sepertinya sangat negative dan mengacaukan hari-hari yang bahagia.

Di sisi lain, ketika banyak hal yang terjadi diluar harapan kita dan kita sedang terjerembab dalam kesedihan/keminderan/kesendirian yang membuat kita terdiam dan tidak bisa berpikir lain selain kesedihan kita; kemudian tiba-tiba kopi tumpah. Secara umum pasti ada perasaan kaget karena kopi panas berwarna hitam tumpah, terus pikiran akhirnya bisa teralihkan pada kopi tumpah tersebut. Mostly kita tidak akan complain karena tidak punya tenaga lagi, namun akhirnya hanya menarik nafas sambil dengan tenang membersihkan tumpahan kopi tersebut. Disini kejadian kopi tumpah menjadi positive karena mampu mengalihkan pikiran kusut/sedih/minder menjadi sebuah pikiran yang sibuk untuk membersihkan tumpahan kopi.

Hal ini membuatku semakin merenung dan ingat akan beberapa hal yang banyak orang alami. Sering aku melihat orang bekerja keras, selalu senyum, sederhana, dan bersyukur; namun ketika diajak bercerita… ternyata banyak sekali beban hidupnya sehingga dia tidak bisa complain lagi pada dunia, yang bisa dia lakukan hanya melakukan tugasnya dalam tenang – senyum – ikhlas – dan bersyukur.

Bagiku, pengalaman kopi tumpah kemarin sangat positive and release my nerve and made me say thank You ♣

-putu-

This morning I arrived in the office and shared smile and greeting to securities and some friends. Then entered my floor…. I saw only gentlemen, where is the ladies?

I ask Abud: do you realize that only you guys in this floor?

Then he smiled and stand-up and looked around: hmmm, I don’t think so Bu; there is one girl in the corner

I smiled back: oh… ok ok 🙂

That was simple conversation, but I saw something different. Abud looks full of joy this morning and the aura so light; till he picked his phone and smile and said hello.

From my room I heard his conversation with a lady and he talked about being person in-charge of Ramadhan events, I thought a radio station interviewed him this morning regarding those events and he was really excited.

He is an active and positive young man; he is not an expert in banking industry, also didn’t study in a very famous top-3 universities; but he has passion in social volunteering life. This is great I thought. Unconsciously, this situation made me smile and also feeling so positive facing this day; also I’m grateful for Abud’s joy.

I think this is for now… I just wanna collect this memories; and I will collect more in future…. celebrating other people’s Joy 🙂

have great day for everyone, today will be the greatest day ♥♥

-putu-

Review: Salad Stop

Kali ini aku mau share tentang toko salad dan makanan sehat lainnya yg bernama Salad Stop mumpung tadi siang makan disini dan lokasinya deket kantor yaitu Kemchick – Pacific Place.

Secara umum, Salad Stop di kemchick looks like salad corner dimana kita bisa beli salad dalam wadah mangkok atau di wrap seperti kebab, terus di-take away. Menunya lumayan beragam, ada yg default menu (bisa search di google) dan customer bisa juga milih sendiri bahan baku saladnya. Selain salad, disana juga jual smoothis buah dan yogurt dan air kelapa dan air mineral dan tea. 

Siang tadi aku mampir kesana karena merasa butuh lunch vegetarian pure, dan ada dua pilihan default menu untuk ku yaitu Iron “Wo”man dan ….. Geisha (lupa nama lengkapnya). Trus aku milih Iron “Wo”man karena aku butuh zat besi, secara tadi letoy bangets badan. Nah… ini penampakannya yang lumayan gede hehe 

Kemudian aku gigit ujungnya dan fresh bener sayurannya…. hijau semua hahaha… kesan pertama di kepala = kalo aku makan ini sambil gembala kambing, kami bisa berbagi makan nih…. 😂😂😂😂

Trus gigit lagi… mulai terlihat ubi dan keju dan kacang2an dan kismis, trus rasanya mulai muncul manis2nya keju dan kismis. Bagiku, ini lumayan enak karena aku doyan rumput. Aku merasa ini makanan emang sehat bener. Pas ngunyah, trus minumnya air putih… itu rasanya pas. Terasa sehat. Mirip kaya barbeque plus red wine gitchuuu hehe 

Namun bagi orang yang tidak terlalu doyan “rumput” maka rada susah kayanya ngabisin satu porsi ini karena besar dan rasanya ya gitu… rasa sayur segar ditambah keju dan rebusan ubi dan kismis manis dan kacang 😁

Dari sisi harga, selaku orang gunung…. aku merasa ini over price. Untuk Iron “Wo”man after tax seharga 110 ribu rupiah; padahal kalo buat salad sendiri dengan beli bahan baku di kemchick, rasanya ndak akan habis segitu… apalagi metik di kampung ku di gunung hihihihi… tp ya bagaimana ya, ini kota buesssaaarrrrr dan butuh simple dan gampang dibeli, jadinya tetep laku deh 😌☺😅

O ya, bagi omnivora… mungkin bisa coba menu yang lain, ada banyak yang pakai salmon, chicken or beef.

Ini gambar-gambar lainnya untuk Iron “Wo”man =

Kali ini mau share sesuatu yang serius yaitu tentang Meditasi. Pada tgl 13 Feb 2007, Bli Mangku Danu share hal ini dan menjadi panduan my day-to-day meditasi 🙂

mari kita simak ya… maaf rada panjang 🙂

=============

PENDAHULUAN

Salah satu ajaran yang terkenal dalam Veda adalah Yoga. Yoga berasal dari urat kata Sanskerta “yuj” yang berarti “berhubungan”. Dalam Yoga, manusia berhubungan dengan Sang Pencipta dan ciptaan-Nya dan berbagai kekuatan yang ada di dalamnya.

Di dalam melaksanakan Yoga terdapat delapan tahapan proses yang dikenal dengan Astangga Yoga, terdiri dari:

  1. Yama, yaitu pengendalian diri untuk mencapai keselarasan dengan orang lain, bersifat keluar.
  2. Niyama, yaitu pengendalian diri untuk mencapai keselarasan mental, bersifat ke dalam.
  3. Asanas, yaitu olah fisik untuk mencapai keselarasan organ tubuh.
  4. Pranayama, yaitu pengendalian nafas guna mengaktifkan dan menyelaraskan syaraf dalam tubuh, menembus lapisan bawah sadar.
  5. Pratyahara, yaitu menarik mundur pengindraan guna menyelaraskan lapisan supra mental
  6. Dharana, yaitu mengarahkan pikiran pada satu titik, dan melepaskan obyek indra, guna menyelaraskan lapisan budhi/subliminal.
  7. Dhyana, yaitu pemusatan pikiran ke dalam guna mencapai kesadaran kausal.
  8. Samadhi, yaitu panunggalan luhur dalam kesadaran Atman.

Tahapan yoga yang ke-enam dan ke-tujuh termasuk dalam kegiatan meditasi, walaupun tahapan ke-enam baru berada pada tahap konsentrasi. Meditasi yang sesungguhnya adalah tahapan Yoga yang ke-tujuh.

Meditasi atau Dhyanam adalah cara melatih pikiran agar terbentuk/terbangun kesadaran kausal (Vijñana) melalui proses Dharana atau konsentrasi dan perenungan pada satu obyek. Meditasi juga merupakan sebuah cara untuk menjadikan pikiran dapat rileks, dan menarik oksigen sebanyak-banyaknya menuju otak. Keuntungan terbesar bagi mereka yang bermeditasi secara teratur adalah bertambahnya kekuatan pikiran dan menjadi lebih tanggap serta dapat menggunakan otak/energi pikiran dengan lebih efisien.

 

HUBUNGAN PIKIRAN DAN TUBUH

Pada hekekatnya tidak ada yang salah pada pikiran kita, pikiran ini begitu suci dan sangat tenang, setenang air di dalam bejana. Namun apabila saat ini pikiran kita tidak tenang itu karena mengikuti suasana hati, pikiran menjadi kacau dan bergerak gelisah serta dipenuhi oleh rasa cemas dan kekhawatiran.

Dalam pikiran terdapat suatu energi yang dapat dibedakan dalam dua jenis, yaitu energi positif dan energi negatif. Energi positif dalam pikiran muncul dan dibentuk oleh kondisi yang mengarah kepada hal-hal yang bersifat positif seperti cinta kasih, keyakinan, kesadaran, ketengangan, dan kebijaksanaan. Sedangkan pikiran atau energi negatif dibangun oleh kondisi pikiran yang selalu memunculkan rasa iri, dengki, serakah, sombong, khawatir, ragu-ragu, egois, putus asa dan kebencian.

Kedua jenis pikiran ini pada dasarnya membawa dampak bagi organ tubuh kita. Apabila pikiran kita didasari oleh ketenangan maka organ-organ seperti jantung berdetak dengan normal dan stabil. Kasusnya berbeda apabila pikiran kita dipenuhi oleh kegelisahan, dengki, benci, dan unsur negatif lainnya maka organ tubuhpun akan melemah serta tidak stabil. Contoh sederhana misalnya apabila pikiran kita dilanda emosi maka yang pertama bermasalah adalah nafas. Nafas kita tersengal-sengal tidak beraturan.

Ketika aliran nafas tidak terkontrol dan detak jantungpun akan tidak beraturan, aliran darah yang menuju ke jantung menjadi tidak stabil. Bias dibayangkan apabila dalam 24 jam manusia mengalami emosi yang hebat maka sasaran utama adalah kesehatan jantung akan menjadi masalah.

Pikiran yang selalu negatif serta tidak seimbang semakin bertambah akan semakin membekas dalam jiwa kita. Negativitas pikiran ini akan masuk jauh ke dalam pikiran bawah sadar yang membuat hidup ini semakin tak berarti. Untuk bisa mengubah pikiran negatif menjadi positif tidak ada jalan lain selain mengenali pikiran itu melalui meditasi, melalui tahap Dharana sampai kepada Dhyana.

 

Meditasi Untuk Kesehatan

Seperti diketahui bahwa suatu penyakit berasal dari tiga unsur, yaitu virus, makanan dan temperatur. Jenis yang terakhir ini berasal dari pikiran.

Obat pada dasarnya mampu bekerja secara maksimal apabila ada energi keyakinan dalam pikiran kita. Energi keyakinan Ini sangat kuat bahkan mampu untuk membunuh virus. Meditasi bukan obat, tetapi meditasi bekerja pada energi tubuh. Apabila energi tubuh kita kuat dan seimbang maka kita jarang sakit.

Meditasi yang dilakukan secara teratur membuat sistem kelenjar dalam tubuh menjadi normal, dan organ organ tubuhpun mampu bekerja dengan maksimal tanpa ada hambatan.

Dalam ilmu Yoga simpul kelenjar dalam tubuh manusia disebut dengan cakra. Cakra ini adalah titik meridian tempat keluar masuknya energidari luar tubuh masuk ke dalam jaringan tubuh, boleh dikatakan filter energi. Apabila salah satu dari cakra tubuh mengalami sumbatan energi atau kongesti maka aliran energi mengalami hambatan, inilah titik awalnya timbul sebuah penyakit.

Energi dalam bahasa Sanskerta disebut Prana, dalam bahasa Cina disebut dengan Chi, maka ada sebuah olah nafas dan gerak disebut dengan senam Taechi dan Chikung.

Pengobatan energi dan gerak dalam yoga dinamakan Hatta Yoga, latihan ini untuk membuat agar tubuh serta pikiran mampu menarik Prana alam semesta agar tubuh menjadi sehat dan kuat.

 

SAPTA CAKRA

Tubuh manusia terdiri dari tiga bagian yaitu badan fisik dan organ (badan kasar), badan energi (badan halus) atau bioplasmik (badan penyebab), yang terakhir adalah badan Roh. Antara ketiga badan ini saling berhubungan satu sama lainnya melalui sistem syaraf sensorik dan motorik sedangkan badan roh berhubungan melalui sistem energi dan chakra sehingga ketiga badan ini sangat terkait dan seimbang.

Dibagian belakang tulang manusia ada tujuh titik meridian atau Cakra yang mengontrol dan memberi energi kepada sistem kelenjar dalam tubuh dan organ. Apabila salah satu dari titik ini mengalami kekurangan atau kelebihan Prana maka Cakra yang lainpun menjadi tidak stabil.organ seperti contoh berikut ini:

  1. Cakra dasar (Muladhara) terletak pada dasar tulang punggung, cakra ini mengontrol dan memberi energi kepada: sistem otot kerangka, tulang punggung, produksi dan kualitas darah, kelenjar adrenalin, panas tubuh dan vitalitas tubuh secara umum. Gangguan fungsi cakra ini dapat berwujud sebagai: radang sendi dan reumatik, penyakit darah dan alergi, vitalitas rendah, dan gangguan pertumbuhan.
  2. Cakra Sex (Swadistana) titik ini terletak tiga jari di atas daerah kemaluan, cakra ini mengontrol dan memberi energi pada organ seks, kandung kencing dan ureter. Gangguan fungsi dari chakra ini dapat bermanifestasi sebagai: gangguan buang air kecil, impotensi, kemandulan, pembesaran kelenjar prostate dan penyakit seks lainnya.
  3. Cakra pusar (Manipura) chakra ini terletak pada pusar titik ini juga mengontrol dan memberi energi pada bagian besar usus seperti: usus besar, usus kecil, mempengaruhi wanita melahirkan, dan usus buntu. Apabila fungsi dari cakra pusar ini terganggu dapat menimbulkan keluhan seperti: sembelit, diare, radang usus buntu, penyakit usus, kesulitan melahirkan dan keluhan rahim.
  4. Cakra jantung (Anahatta) terletak pada tengah-tengah dada, cakra ini juga memberi energi serta mengontrol kelenjar thymus, dari sudut medis kelenjar thymus merupakan faktor penting dalam sistem pertahanan tubuh. Cakra ini juga mengontrol diafragma, hati, pankreas, jantung, limpa serta bagian atas tengah dada. Gangguan pada cakra ini dapat menyebabkan terjadinya keluhan-keluhan: penyakit limpa, menurunnya tingkat imunitas, diabetes, hepatitis, penyakit kantung empedu, tingkat kolesterol tinggi, penyakit jantung dan penyakit bagian darah.
  5. Cakra tenggorokan (Visudha) terletak pada bagian tengah tenggorokan, cakra ini mengontrol serta memberi energi pada kotak suara atau laring, trakea atau batang tenggorokan, kelenjar gondok dan kelenjar parathyroid. Penyakit yang dapat ditimbulkan akibat tidak seimbangnya prana pada cakra ini adalah: gondok, kehilangan suara dan asma.
  6. Cakra dahi (Ajna) terletak diantara tengah-tengah kedua alis, cakra ini mengontrol dan memberi Prana pada kelenjar hipofisis dan dahi. Cakra ini juga disebut pintu kesadaran dimana semua cakra berada pada kontrol sistem endoktrin dan mempengeruhi organ-organ vital. Pusat pikiran kehendak yang lebih tinggi berada pada cakra ini. Kelemahan pada chakra ini dapat menyebabkan penyakit mata, penyakit kelenjar endoktrin, kanker dan gila.
  7. Cakra mahkota (Sahasrara) ini terletak pada ubun-ubun dimana dapat dilihat ketika kita masih bayi, chakra ini mempunyai energi paling tinggi dibandingkan dengan chakra-chakra yang lain. Cakra ini juga menarik energi Alam semesta, energi kosmis Tuhan dan membagikannya keseluruh tubuh, cakra mahkota ini berhubungan dengan Jiwa. Ini pula alasannya kenapa foto atau patung orang-orang suci ada semacam cahaya yang melingkari kepalanya sebagai simbul kekuatan spiritual. Cakra mahkota mengontrol dan memberi energi pada otak dan kelenjar pineal, gangguan pada cakra ini dapat menimbulkan penyakit otak yang dapat berwujud penyakit fisik atau fsikologis.

Setiap prana atau energi yang ditarik oleh chakra mahkota selalu dikontrol oleh cakra dahi sehingga sistem sirkulasi dari energi tersebut selalu seimbang. Dalam kasus orang gila sistem prana pada cakra mahkota dan dahi tidak seimbang sehingga orang gila kekurangan kontrol dalam kesadaran pikirannya.

 

CARA BERMEDITASI

Sebelum mulai meditasi siapkan alas tempat duduk, bisa dari tikar, karpet dan sebagainya; yang penting tidak bersentuhan langsung dengan bumi agar dapat melaksanakan meditasi dengan nyaman.

Berpakaian yang longgar, bersih, santai, dan nyaman; yang penting enak dipakai untuk bermeditasi.

Cucilah muka anda dengan air bersih, ini bertujuan agar segar dalam melakukan meditasi. Namun apabila hal ini tidak memungkinkan tidak jadi masalah.

Kemudian, duduklah dalam posisi bersila, apabila anda mempunyai keluhan sehingga tidak bisa duduk bersila boleh mengambil sikap duduk yang lain yang terpenting santai.

Tegakkan punggung anda agar sejajar dengan leher dan kepala, namun tetap rilek dan santai, jangan memaksakan tegak seperti patung dan kaku.

Letakkan kedua tangan anda pada pangkuan secara rilek dan santai, rasakan seluruh tubuh menjadi rilek dan santai.

Langkah berikutnya ialah menutup mata, mulut dengan perlahan-lahan, pastikan badan anda tetap dalam keadaan tegak lurus dan santai. Lalu lanjutkan dengan berdoa kepada Tuhan, agar meditasi yang kita lakukan dihantarkan pada realisasi Diri Sejati. Sekarang dalam keheningan rasakanlah nafas yang keluar dan masuk secara alami dari kedua lubang hidung kita, jangan dengan sengaja menarik atau mengeluarkan nafas.

Pikiran hanya merasakan nafas yang keluar dan masuk secara alami, hal ini bertujuan agar pikiran kita tenang dalam meditasi.

Selanjutnya setelah pikiran kita tenang rasakanlah gejolak yang terjadi pada jiwa dan pikiran kita, mungkin gelisah, bingung, sedih, menangis, apapun kita tinggal merasakan dan mengikuti rasa itu, jangan ditahan, lepaskan semua dalam meditasi.

Jangan mencoba untuk menganalisa sensasi itu dengan pikiran logika darimana datangnya, ketika muncul rasakan, muncul rasakan, itu saja.

Tetaplah diam dan terkonsentrasi dengan rilek, apabila pikiran kacau kembalilah konsentrasi pada jalannya nafas secara alami.

Untuk mengakhiri meditasi kita tariklah nafas perlahan-lahan, lalu keluarkan juga perlahan-lahan, lakukan hal ini beberapa kali. Lalu berodalah penuh syukur kepada Tuhan karena telah dituntun dalam meditasi. Bukalah mata perlahan-lahan serta sadarlah dimana kita berada, lakukan meditasi ini dengan santai dan tanpa dipaksa oleh waktu atau kepentingan lainnya.

Meditasi  selesai.

 

PENUTUP

Kesadaran pikiran akan tumbuh subur melalui meditasi. Melalui meditasi pancaran batin menjadi cerah dan jiwa damai bersemi di sana, menyatu dengan alam dan penciptanya.

=================

demikian, selamat melaksanakan meditasi 🙂

-putu-

As wise men said: please don’t judge this world based on your gut; life is so kind and in fact it always nice to us.

So, when life not as our wish….somehow it looks terrible and make us desperate and some people decided not to continue “their relationship” with life. Then what we supposedly do?

In my opinion, we need to find our “beautiful escape”… something or way of life or a place that could recover ourselves or clearance our mind. And I found “number” is my beautiful escape and I am glad also grateful because “number” always be my good friend along my time as mundane.

Still I try to figure out, what happen actually with my brain and these numbers? why we’re so engage to each other. When I see this life tough, then I’ll back to number and live with it for hours or days till I back to normal again. Frankly, I am not a math expert who always outstanding  in math exam; but I am the one who could stay with number for a long time and enjoy with it, also find something beautiful among those numbers.

Based on my experiences, somehow number is not just a number… it represented so much unwritten event and behavior, which build sense of something or situation. Number shows me so many things, so I could forget life’s miseries.

so, what is your “beautiful escape” ??

have a nice day 🙂

nine

-putu-